Lomba IPPBMM 2021
Hallo teman teman
Namaku Siti Nafiatul Fauziah, Mahasiswi Ekonomi Syariah yang sedang skripsi. Semoga apa yang aku share dapat membantu teman teman dalam mengerjakan project atau tugas teman teman ya....
FB : Siti Nafiatul Fauziah
Ig : nafia_aziz
BUSINESS Planologi
“SOCIOENTREPRENEURSHIP DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0”
“SAHABAT INDO BUAH”
SAHABAT INDO BUAH
INDO BUAH GROSIR
Jalan Kawung 154 Mangunsuman, Siman, Ponorogo
Contact Person: Nafia(085235109910)
Email: sistanafi@gmail.com
EXECUTIVE SUMMARY
Sabahat Indo Buah adalah program kerja sama antara petani buah ex Tenaga Kerja Indonesia dengan Indo Buah Grosir Ponorogo. Program ini diawali dengan perkembangan penjualan buah di toko Indo Buah Grosir di Ponorogo yang bertugas sebagai pengepul buah dari petani, supliyer dan pengecer. Program ini diawali dengan keprihatinan mantan Tenaga Kerja Indonesi (TKI) yang sudah pulang dan tidak memiliki pekerjaan. Usaha ini merupakan sociopreneur peningkatan kesejahteraan mantan TKI yang kembali ke kampung halaman untuk menanam buah di ladang mereka dan menjualnya di Indo Buah sebagai mitra kerja.
Indo Buah sebagai mitra kerja akan menjual hasil petani tersebut kepada beberapa cafe, rumah makan, instansi pemerintahan, dan pedagang mikro lainnya. Produk buah yang dihasilkan oleh petani Sahabat Indo Buah berupa buah-buahan lokal seperti: alpukat, manggis, pepaya, melon dan buah lokal lainnya. Selain bermitra, indo buah terdepan dalam pelayanan konsumen dan marketing, keunggulan dalam kualitas dan harga terjangkau akan meningkatan penjualan dan laba bagi Indo Buah. Di dukung sumber daya manusia yang sudah berpengalamn di bidangnya akan membantu mempercepat efisiensi kesuksesan indo buah di masa depan.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Ponorogo merupakan kota kecil di Jawa Timur yang memiliki Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri berjumlah 35.000 pada tahun 2019. Jumlah tersebut terbanyak di Jawa timur di tahun 2019, beberapa mantan Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sudah pulang ke tanah air biasanya akan membeli tanah untuk investasi dan sebagian lainnya akan membangun rumah di kampung halaman mereka.
Faktanya beberapa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sudah pulang akan kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kurangnya keahlian dan pengalaman dalam berwirausaha yang mereka punya. Selain itu permasalahan lain yang dialami mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah perceraian. Perceraian ini disebabkan adanya perselingkuhan dan berkurangnya penghasilan sehari-hari setelah pulang ke Indonesia. Data menyebutkanpada tahun 2008 terdapat 1.331 kasus perceraian hingga Juni 2009 di kota Ponorogo. Pada tahun 2017 sampai 2018 meningkat 200% dimana Tenaga Kerja Indonesia mengajukan perceraian karean terkait masalah internal maupun external mereka.
Permasalahan yang kompleks ini mendorong saya membangun sebuah ide bisnis pengembangan usaha dari toko buah “Indo Buah Ponorogo”. Awalnya kami berdiri pada Januari 2019 bertugas sebagai supliyer buah dan pengepul buah dengan bermitra bersama usaha-usaha mikro seperti pedagang jus, salad, rumah makan, cafe dan kedai. Kebanyakan mitra petani kami adalah mantan Tenaga Kerja Indonesia yang sudah pulang ke Indonesia dan bekerja menjadi petani buah. Indo buah merupakan keluarga dari PT Dwi Karya Buah yang berkembang sejak 1980, didirikan oleh ibu Suratun menjadi pengepul buah terbesar di Ponorogo pada masanya dan mengirimkannya ke kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bali. Pemilik adalah cucu ibu Suratun sedangkan keluarga besar lainnya mendirikan PT buah sendiri-sendiri di dalam bidangnya dalam jumlah yang besar. Indo Buah lahir dengan pengalaman yang memadai tentang perbuahan, penjualan, dan manajemen resiko yang baik, karena usaha buah adalah usaha yang sangat menguntungkan jika dikelola dengan tepat, membutuhkan pengalaman, ketelitian, peramalan cuaca yang bagus untuk mendatangkan buah dan tidak sembarang orang bisa bekerja di dunia buah. Banyak mantan Tenaga kerja Indonesia (TKI) mencoba peruntungan di buah, tapi faktanya mereka akan menderita kerugian dengan kurangnya pengalaman dalam bidang tersebut. Sahabat Indo Buah adalah sebuah pengembangan usaha yang berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Masyarakat dapat bekerja sama sebagai petani atau penjual buah dengan kualitas bagus dan harga yang sangat terjangkau serta peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ada di Ponorogo. Indo Buah yakin program mitra kerja “Sahabat Indo Buah” akan berdampak sangat baik kepada masyarakat tidak hanya menyerap tenaga kerja, akan juga mengurangi perceraian yang disebabkan berkurangnya pendapatan, dan berkurangnya kriminalitas yang ada di Ponorogo.
1.2. Justifikasi Pemilihan Obyek Usaha
Kami memilih “Sahabat Indo Buah” sebagai produk sosiopreneur di dasari oleh beberapa pertimbangan:
1. Toko Indo Buah merupakan toko buah online yang berkembang pesat di Ponorogo.
2. Program mitra “Sahabat Indo Buah” membantu mantan TKI untuk menanami ladang mereka dengan buah-buahan lokal seperti pepaya, jeruk, alpukt, melon, mangga untuk kemudion disetorkan kepada Indo Buah.
3. Sahabat Indo Buah berkontribusi memberikan dampak positif kepada mantan TKI dengan pembinaan, pengarahan dan penyuluhan yang membantu meningkatkan kesejahteraan perekonomian mereka dengan bertani buah.
4. Selain mensejahterakan mantan TKI Sahabat Indo Buah Berkontribusi dalam mengurangi permasalahan lainnya seperti perceraian dan kriminalitas yang diakibatkan penurunan kesejahteraan. Karena pada dasarnya buah itu dapat mendatangkan keuntungan yang berlipat-lipa jika tepat dalam pengelolaannya.
1.3.Tujuan Usaha
Tujuan yang dicapai oleh Sahabat Indo Buah ada 4 poin, diantaranya adalah :
1. Sahabat Indo Buah bertujuan menjadi pionir pemberdayaan
Mantan TKI untuk mengajak mereka menjadi petani buah dan dibina oleh Indo Buah.
2. Sahabat Indo Buah bertujuan menjadi program yang dapat meningkatkan keuntungan labadan berkembangnya Indo Buah.
3. Sahabat Indo Buah bertujuan untuk membina, mengarahkan dan memberi penyuluhan terkait buah kepada petani buah mantan TKI.
4. Sahabat Indo buah bertujuan berkontribusi positif kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian mereka.
BAB II
ANALISIS PRODUK
2.1. Jenis dan Nama Produk, dan karakteristiknya.
2.1.1.Jenis Produk
Jenis produk pada busines plan adalah produk kerja sama perdagangan buah
Dari mantan TKI yang sudah tidak bekerja di luar negeri dengan Indo Buah Gosir Ponorogo.
2.1.2 Nama Produk
Nama produk kerja sama kami adalah “Sahabat Indo Buah” yang bertujuan agar para petani menganggap indo buah sebagai sahabat dan mitra usaha yang terpercaya.
2.1.3. Karakteristik
2.1.3.1.Sahabat Indo Buah merupakan usaha kerja sama pemberdayaan para mantan TKI dengan indo buah dalam bidang pedagangan buah, jadi para mantan TKI di bina untuk menanam buah yang bagus dan waktu yang tepat setelah itu dijual di Indo buah grosir ponorogo.
2.2. Keunggulan Produk
Dalam produk kerja sama yang kami buat memiliki keunggulan-keunggulan yang belum tentu dimiliki oleh produk lainnya, diantaranya adalah;
1.2.1. Produk kerja sama “Sahabat Indo Buah” memberi keuntungan bagi petani karena usaha menanam dan memanen buah adalah usaha yang mendatangkan keuntungan banyak, sedangkan Toko Indo Buah Grosir diuntungkan dengan kualitas buah yang bagus, harga yang murah, dan pengembangan penjualan maupun bisnis yang signifikan.
1.2.2. Sahabat Indo Buah juga berdampak positif kepada masyarakat, masyarakat bisa menjual hasil bertanam buah kepada Indo Buah dan diberi pendampingan dalam penanaman buah. Diharapkan para mantan TKI tetap bisa bekerja dan meningkatkan kesejahteraan perekonomian mereka.
1.2.3. Sahabat Indo Buah diharapkan dapat membantu penurunan permasalahan di ponorogo yaitu perceraian, dan kriminalitas serta menyerap tenaga kerja untuk bekerja sama dengan Indo Buah Grosir.
1.3. Keterkaitan dengan produk lain.
Petani sangat bergantung pada lingkungan dalam produk kerja sama Sahabat Indo Buah diantara adalah cuaca yang mempengaruhi tumbuhan, hama, banjir, curah hujan yang tinggi dan ketersediaan air. Oleh karena itu, perlu ketepatan peralaman cuaca dan manajemen resiko untuk masa tanam buah tersebut.
1.4. Kelemahan Sahabat Indo Buah
1.4.1. Cuaca yang sering berubah menyebabkan petani yang menghasilkan buah berkualitas akan terhambat dan berkurang jumlah panennya.
1.4.2. Tidak bisa menentukan harga yang bisa diterima masyarakat jika terjadi gagal panen serentak.
1.4.3. Perlunya tim yang berpengalaman di bidang pertanian dan teknologi pertanian agar tidak terjadi kenaikan harga buah di pasaran.
BAB III
ANALISIS PASAR
3.1. Profil Konsumen
Target konsumen dalam produk kami adalah :
1. Pengusaha Mikro Kecil
Pengusaha mikro kecil seperti cafe, rumah makan pinggiran, pedagang jus, pedagang salad, dan usaha yang membutuhkan olahan buah dalam bagian menu penjualannya akan kita sasar target pasarnya. Saat ini Indo buah Ponorogo memiliki lebih dari 1000 pelanggan yang sudah di data dan selalu di update harga setiap 2 hari sekali untuk menjalin hubungan baik kepada pelanggan Indo Buah.
2. Pedagang Buah Pinggir Jalan
` Pedagang buah pinggir jalan mempunyai peran sanagat besar dalam kesuksesan tingkat penjualan buah, karena mereka sudah mempunyai pelanggan tetap jadi indo buah juga menjadi penggrosir buah untuk kalangan tingkat ini.
3. Kalangan Peduli Kesehatan
Kalangan yang dimaksud adalah kalangan yang sangat menjaga kesehatan mereka, seperti rajin berolahraga, rajin makan sayur dan buah setiap hari mengurangi makanan yang tidak sehat. Kalangan seperti ini rajin sekali mengkonsumsi buah dengan tujuan menjaga kesehatan dan menjaga berat badan. Saat ini yang paling banyak menyumbangkan laba besar Indo buah adalah kalangan tingkat ini.
4. Ibu Rumah Tangga
Ibu Rumah Tangga (IRT ) sanagat menjaga pola makan dalam keluarganya, apalagi jika ibu tersebut mempunyai anak balita yang sedang MPASI maka dalam 1 minggu pasti ada bebereapa kali mengkonsumsi buah untuk diberikan ke buah hati.
3.2. Potensi dan Segmentasi Pasar
Sahabat Indo Buah menghasilkan produk yang akan bersaing dengan supermarket, dan toko-toko besar yang menjual buah dengan harga mahal. Produk buah petani kita sangat terjangkau harganya dan terbaik kualitasnya. Potensi pasar yang dihasilkan bisa maksimal dengan kualitas bagus harga sangat terjangkau.
3.2.1 Harga
Harga yang kita terapkan sangat bersaing dengan toko lainnya, karena kita mendapatkan harga terbaik dari para petani. Perbedaan harga di supermarket dan di toko buah akan terasa sekali di tangan konsumen. Dengan kualitas bagus serta harga yang terjangkau akan membuat konsumen memilih produk buah kita.
3.2.2 Kualitas Produk
Ponorogo merupakan kota yang tanahnya subur dan luas, banyak petani yang tergabung dengan Sahabat Indo Buah memperoleh hasil maksimal dari bertanam buah di ladang mereka. Kualitas produk yang dihasilkanpun sangat bagus sangat bagus seperti: alpukat mentega, pepaya, manggis, melon, dan lainnya. Kualitas produk ini bisa bersaing dengan produk supermarket.
3.2.3. Jaminan Kepuasan
Keunggulan Indo Buah adalah jaminan kepuasan konsumen, yaitu memberikan buah poengganti jika buah yang diterima rusak dalam kurun waktu 1x24 Jam. Sampai detik ini pelanggan indo Buah mempercayakan pembelian buah kepada kami karena jaminan kepuasan tersebut. Hasil petani buah dalam kerja sama Sahabat Indo Buah memberikan buah kualitas baik di kelasnya dan jarang sekali menemukan buah yang rusak.
3.3 Pesaing dan Peluang Usaha
3.3.1 Pesaing Usaha
Saat ini pesaing usaha di Ponorogo adalah Hypermart dan Laris Manis Utama. Kedua pesaing tersebut cenderung bermain dalam buah impor daripada buah lokal, tapi untuk musim ini buah impor mengalami penurunan penjul disebabkannya aktivitas tertutupnya impor buah dari china karena adanya penyebaran corona, selain itu ada kenaikan jumlah tukar dolar terhadap rupiah. Produk yang dihasilkan petani sahabat indo buah tetap mengalami kenaikan penjualan selain harganya murah juga menghasilkan kualitas yang bagus.
3.3.2 Peluang Usaha
Ponorogo mempunyai peluang yang sangat bagus untuk penjualan buah disebabkan kemudahan pelayanan antar pesanan sehingga dapat menjalin hubungan baik dengan pelanggan ataupun layanan antar ke rumah sakit untuk pasien atau tenaga medis yang membutuhkan buah sehat untuk dikonsumsi. Kunci utama Indo Buah adalah pelayanan, kualitas dan harga terjangkau.
3.4. Media Promosi
Untuk mencapai target penjualan maksimum untuk menunjang laba dan pendapatan kami memiliki cara dan strategi agar produk kami laku di pasaran, yaitu :
1. Internet Marketing
Media promosi dengan internet marketing sangat menunjang jangkauan promosi terhadap calon customer. Dalam internet marketing dibutuhkan beberapa teknik khusus agar promosi yang dibuat dapat maksimal. Internet marketing yang kami maksud disini adalah internet marketing yang tidak berbayar. Dengan menguasai Search Engine Google, diharapkan internet marketing dengan menggunakan keyword planner dapat mempermudah orang untuk tertarik membeli.
2. Facebook
Media promosi kedua adalah facebook, di ponorogo sendiri pengguna sosmed terbesar adalah facebook. Di dalam facebook kita membuat promosi bersifat halaman yang menampilkan program-program andalan kita baik itu berbayar maupun tidak berbayar.
3. Instagram dan Sosial Media Lainnya
Keunggulan fitur promosi yang pada zaman sekarang sangat mepermudah orang untuk memaksimalkan penjualan jasa. Dalam Istagram, Facebook, atau Google terdapat iklan berbayar dan iklan tidak berbayar. Media ini semua orang meilikinya jadi dapat mempermudah orang mengetahui informasi terbaru.
3.5. Target dan RencanaPenjualan 1 Tahun
Dalam menjalankan sebuah usaha pastinya ada target yang harus dicapai unuk memaksimalkan pendapaan usaha sendiri maupun perusahaan.Target tersebut bisa dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dampak dari penentuan target salah satunya pemaksimalan laba, dan potensi pasar. Ada beberapa target yang harus dicapai dalam menjalankan bisnis diantaranya:
3.5.1. Target Pengembangan Usaha
Adapun target-target yang harus dicapai pengembangan usaha jika mampu bersaing dan menembus pasar sekaligus apat berexpansi perusahaan diantaranya:
1. Pemaksimalan Promosi Via Internet dan Sosial Media
Salah satu target pengembangan usaha adalah memaksimalkan potensi market yang ada di dunia maya untuk bergabung menjadi calon konsumen. Dengan demikian akan lebih cepa dalam mencari konsumen jasa dan akan lebih efisien nantinya.
2. Memberdayakan Mantan Tenaga Kerja di Ponorogo
Produk kerja sama “Sahabat Indo Buah” selain bertujuan memperoleh keuntungan yang maksimal juga sebagai pemberdayaan masyarakat untuk bertani buah yang notabennya dapat memperoleh laba maksimal. Selain itu dampak yang dihasilkan sangat baik yaitu peningkatan kesejahtreraan dan pengurangan perceraian dan kriminalitas yang disebabkan oleh himpitan ekonomi.
3. Expansi Usaha
Indo buah akan terus berkembang tidak hanya di ponorogo saja, nantinya target 5 tahun ke depan akan menguasai pasar buah lokal ponorogo dan merambah ke kota lainnya.
3.5.2. Rencana Penjualan satu tahun
Rencana penjualan satu tahun ke depan, kami memproyeksikan:
Bulanke 1 : Rp. 20.000.000
Bulanke 2 : Rp. 35.000.000
Bulanke 3 : Rp. 40.000.000
Bulanke 4 : Rp. 60.000.000
Bulanke 5 : Rp. 60.000.000
Bulanke 6 : Rp. 75.000.000
Bulanke 7 : Rp. 75.000.000
Bulanke 8 : Rp. 90.000.000
Bulanke 9 : Rp. 90.000.000
Bulanke 10 : Rp. 100.000.000
Bulanke 11 : Rp. 100.000.000
Bulanke 12 : Rp. 100.000.000
3.6. Strategi Pemasaran
Adapun beberapa strategi pemasaran untuk menaikkan omset usaha dan memaksimalkan tujuan profit, yaitu :
1. Produk
Produk kerja sama “Sahabat Indo Buah” memberi keuntungan bagi petani karena usaha menanam dan memanen buah adalah usaha yang mendatangkan keuntungan banyak, sedangkan Toko Indo Buah Grosir diuntungkan dengan kualitas buah yang bagus, harga yang murah, dan pengembangan penjualan maupun bisnis yang signifikan.
2. Harga
Harga yang kita terapkan sangat bersaing dengan toko lainnya, karena kita mendapatkan harga terbaik dari para petani. Perbedaan harga di supermarket dan di toko buah akan terasa sekali di tangan konsumen. Dengan kualitas bagus serta harga yang terjangkau akan membuat konsumen memilih produk buah kita.
3. Tempat
Tempat kami berlokasi di Jalan Kawung 154 Mangunsuman,Siman, Ponorogo yang berada masih di jantung kota dan kemudahan akses.
4. Promosi
Promosi lebih dioptimalkan dengan media sosial, instagram, dan menggunakan internet marketing. Selain itu kami juga menggunakan brosur dan promosi pribadi.
BAB IV
ANALISIS KEUANGAN
4.1. Rencana Laporan Laba Rugi
INDO BUAH
Laporan Laba Rugi
Penjualan Rp 19.587.000
Retur Penjualan dan Pengurangan Harga Rp -
Potongan Penjualan Rp 498.000
Jumlah retur dan potongan penjualan Rp 498.000
Pejualan Bersih Rp 19.089.000
Harga Produk Penjualan Rp 13.457.000
Laba Bruto Rp 5.632.000
Beban Operasional
Beban Internet Rp 150.000
Beban bahan bakar Rp 300.000
Beban perlengkapan Rp 100.000
Beban Rp 60.000
Listrik
Jumlah beban usaha Rp 610.000
Laba Bersih Usaha Rp 5.022.000
INDO BUAH
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Modal Syirkah 13000000
Modal awal 4000000
Modal Akhir 16000000
4.2.Rencana Neraca Awal dan Neraca Akhir
INDO BUAH
NERACA
Aktiva Pasiva
Aktiva Lancar Utang Lancar
Kas Rp 7.500.000 Utang Dagang Rp 1.800.000
Piutang Rp 2.951.000 Utang Bank Rp 3.000.000
Persediaan Barang Rp 7.400.000 Jumlah Utang lancar Rp 4.800.000
daganga
Perlengkapan Toko Rp 250.000 Modal
Jumlah Aktiva Lancar Rp 18.101.000 Modal bu Nafia Rp 4.000.000
Modal Mb. Arum Rp 500.000
Aktiva Tetap Modal Mb. Laily Rp 500.000
Peralatan Toko Rp 3.249.000 Modal Mb.Riana Rp6.500.000
Ak.Peny.Peralatan Toko Rp 450.000 Modal Mb.Nia Rp 3.000.000
Modal Mb Dian Rp 2.500.000
Jumlah Modal Rp 17.000.000
Jumlah Aktiva Rp 21.800.000 Jumlah Utang dan Modal Rp 21.800.000
4.3.Investasi dan Kebutuhan Modal
Dalam investasi dan kebutuhan modal, indo buah membuka akad syirkah dalam pemenuhan kebutuhan tersebut. Saat ini terkumpul Rp 17.000.000,00
Modal bu Nafia Rp 4.000.000
Modal Mb. Arum Rp 500.000
Modal Mb. Laily Rp 500.000
Modal Mb.Riana Rp 6.500.000
Modal Mb.Nia Rp 3.000.000
Modal Mb Dian Rp 2.500.000
Jumlah Modal Rp 17.000.000
4.4. Penentuan Harga Pokok Penjualan
Dalam perdagangan buah, penentuan harga pokok penjualan ditentukan harga pasar setiap hari. Harga buah setiap hari mengalami fluktuatif tergantung dengan ketersediaan buah dan cuaca. Biasanya mengambil laba sebesar 30%-100% dari harga petani.
4.5. Reancana Anggaran Biaya Investasi dan Modal Kerja Tambahan
No Investasi Nominal
1 Mesin Kasir 4.000.000
2 printer 700.000
3 ATK 500.000
4 Banner 300.000
5 Kursi 4.000.000
6 Meja Tempat Buah 3.000.000
7 Timbangan Digital 850.000
8 Modal Usaha 10.000.000
9 Biaya Promosi 500.000
10 Sewa Tempat 6.500.000
Total 30.350.000
BAB V
ANALISIS PRODUKSI ATAU OPERASI
5.1. Proses Operasi Sahabat Indo Buah
Berikut tahap-tahap proses operasi :
5.1.1. Petani Setor Hasil Panen Buah di Indo Buah
5.1.2. Petani mendapat upah
5.1.3. Buah memalui persotiran untuk dikelompokkan menjadi 2 yaitu super dan biasa
5.1.4. Buah dikemas dan siap di antar kepada konsumen maupun reseller.
5.2. Jumlah Produk yang Dihasilkan
Produk buah yang diperdagangkan jumlahnya tidak menentu tergantung hasil dari panen petani yang tergabung dalam Sahabat Indo Buah
5.3. Hasil Produk yang Dihasilkan
Hasil produk buah buahan yang dihasilkan adalah berbagai macam buah lokal seperti salah satunya adalah alpukat mentega.
BAB VI
ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA
6.1. Pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM)
Kami membagi SDM menjadi 3 fungsi dalam memenuhi kebutuhan produk usaha kami, yaitu:
1. Bagian Relasi Penjualan, bertugas setiap hari survey pasar dan mencari calon Sahabat Indo Buah yang bisa diajak bekerja sama dengan Indo Buah.
2. Bagian Marketing, mengurus proses promosi berbasis digital sertamencakup Customer Service, selain itu menjalin hubungan dengan pelanggan da bertugas menerima orderan.
3. Bagian Pengantaran, bertugas mengantarkan pesanan kepada konsumen.
B. Kualifikasi Sumber Daya Manusia
1. Beragama Islam
2. Wajib mempunya pengalaman bekerja
3. Dapat membaca pola pasar
4. Jujur, cekatan dan terampil
5. Berwawasan luas tentang perbuahan.
C. Sistem Penggajian
Untuk sistem penggajian sendiri disesuaikan dalam UMK Ponorogo.
Comments
Post a Comment